Sesaat hening terpecahkan oleh percikan sinarmu
Jangankan anganku…..
Fikiranku saja tak mampu memaparkan indahmu….
Lantas bagaimana aku selesaikan pekerjaanku
Kalau wajahmu yang sedang tertidur pulas itu terus menghantuiku
Terbayang
Cinta yang bukan di dunia
Sebuah gambar dan tulisan
Mengekspresikan tentang warna jiwa
Yang terangkai indah dalam bait puisi
Ketika kita bicara…
Dengan gerak jemari mentranslasikan bahasa kita
Hentakan tuts kibor berentetan seperti peluru senapan otomatis
Diantara bit 0 dan 1 menerjemahkan bahasa kita
Kata terkirim melalui seutas kabel atau gelombang udara….
Berisi tentang cerita….
Kadang membuat kita tersenyum….ketika kata yang keluar di layar menggulung gulung kita bahagia
Atau mengkerutkan kening…ketika kita terhanyut di laut hening tiada arah…
Bahkan menangis….ketika kata menghempas kita di karang tajam….
Kala cinta
Kala cinta hadir dan meresapi sukma jiwa
Semua benda seperti bunga
Penuh warna, harum, semerbak mewangi….
Suara menjadi nada..
Sayupnya mengalun lembut menerbangkan asa…
Kata menjadi puisi….
Setiap gerak gerik bibir meluluh lantahkan dingin es…
Menjadikanya sabda
Lambat laun….
Sang waktu berganti…..
Saat relung hati mulai terasa sepi….
Semua menjauh dan terasa hampa….
Semua benda menjadi duri tajam….
Menusuk perih jiwa…
Hingga meninggalkan bekas luka…
Suara menjadi tangis….
Membekukan hati…
Padam hangat cinta…
Kata menjadi dusta….
Menoreh luka dihati
untuk tersimpan sampai mati…
Hanya Kita
Segalanya Berjalan diatas jalanmu aku tak pernah tahu kapan cinta bersinggah di kehidupanku namun aku juga tidak tahu ternyata cinta itu dekat dan sederhana karena perasaan cinta menghanyutkanku kedalam belas kasih, perhatian dari dirimu dan membuatku menyadari sisi jiwaku yang terkasihi olehmu cerita itu begitu sederhana… cepat…. namun kalau kau menyadari.. kita masing masing memiliki perassaan yang dalam dan hanya kita yang bisa kita artikan 15-9-2001